Informasi Proses

Informasi Proses

Proses sertifikasi legalitas kayu (SVLK) yang dilaksanakan oleh Lembaga Mutu Hijau Indonesia adalah sebagai berikut:

    

  

 

Fungsi Penilaian Kesesuaian

Persyaratan

1.    Seleksi

Permohonan

Permohonan ditujukan kepada Direktur MHI dengan alamat:

Gd. Manggala Wanabhakti Blok IV, Lt. 9 Room 931C, Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan - Jakarta

Pemohon diharuskan mengisi formulir permohonan (FVLK/FVLKH 01.01)

Sistem manajemen mutu yang diterapkan

Opsi A

Waktu pelaksanaan audit termasuk jika organisasi memiliki lebih dari 1 lokasi

Waktu pelaksanaan audit ditentukan sesuai dengan kesepakatan antara Lembaga MHI dan organisasi pemohon, setelah penandatangan perjanjian kerjasama

2.    Proses Sertifikasi

Audit Kecukupan

 

Audit kecukupan dilakukan untuk verifikasi dokumen.

Audit kecukupan dilakukan sesuai dengan Prosedur Audit Kecukupan (PVLK 04/PVLKH 04)

Dokumen yang diperiksa

Sesuai verifier Lampiran 2.1, 2.2, 2.3., 2.4, 2.5,  2.6, 2.7, 2.8, 2.9, 2.10. Perdirjen PHPL No. P.14/PHPL/SET/4/2016

Verifikasi lapangan

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Verifikasi Lapangan         (PVLK 05/PVLKH 05)

Tim Auditor

 

Untuk audit VLK industri minimal terdiri dari 2 orang :           1 orang Lead Auditor dan 1 orang Auditor

Untuk audit VLK Hutan minimal terdiri dari 3 orang :             1 orang Lead Auditor dan 2 orang Auditor

Untuk audit VLK Hutan Hak dan IPK minimal terdiri dari         2 orang : 1 orang Lead Auditor dan 1 orang Auditor

Kriteria audit

 

1.       PermenLHK P.30/Menlhk/Setjen/PHPL.3/3/2016

2.       PerdirjenPHPL No. P.14/PHPL/SET/4/2016

Tahapan verifikasi lapangan

 

Pertemuan pembukaan, verifikasi dokumen dan observasi lapangan, pertemuan penutupan.

Panduan untuk melakukan verifikasi lapangan sesuai dengan Prosedur Verifikasi Lapangan (PVLK 05/PVLKH 05) dan DPU 05.

Laporan verifikasi lapangan

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Laporan Hasil Verifikasi Lapangan (PVLK 06/PVLKH 06) dan dokumen pendukungnya.

Laporan hasil verifikasi lapangan disampaikan kepada organisasi pemohon dalam waktu 35 (tiga puluh lima) hari kalender sejak pertemuan penutupan dalam bentuk buku dan soft copy/CD.

3.     Kajian Teknis dan Keputusan Sertifikasi

Pengkajian laporan hasil verifikasi lapangan

Reviewer adalah personel yang memahami masalah teknis di bidang kehutanan/sertifikasi legalitas kayu

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Pengkajian Laporan Hasil Verifikasi Lapangan (PVLK 07/PVLKH 07) dan dokumen pendukungnya.

Pengambilan keputusan sertifikasi

Dilakukan oleh Council sesuai dengan Prosedur Pengambilan Keputusan Sertifikasi  (PVLK 08/ PVLKH 08).

4.    Lisensi dan Logo

Dasar lisensi/ Penggunaan Logo V Legal

Diatur sesuai dengan Prosedur Penggunaan Logo V-Legal (PVLK 14/PVLKH 14) dan DPU 03

5.    Survailen

Verfikasi lapangan

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Survailen  (PVLK09/PVLKH 09)

Laporan survailen

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Laporan Hasil Verifikasi Lapangan (PVLK 06/PVLKH 06) dan dokumen pendukungnya.

 

6.    Audit Khusus

Verifikasi lapangan

Dilakukan untuk menginvestigasi keluhan

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Audit Khusus(PVLK 11/PVLKH 11) dan Prosedur Verifikasi Lapangan (PVLK 05/PVLKH 05)

Laporan audit khusus

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Laporan Hasil Verifikasi Lapangan (PVLK 06/PVLKH 06) dan dokumen pendukungnya

7.    Keluhan dan Banding

Penanganan Keluhan dan Banding

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Penanganan Keluhan dan Banding (PVLK 13/PVLKH 13)

8.    Dokumen V-Legal

Penerbitan Dokumen V-Legal

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Penerbitan Dokumen V-Legal (PVLK 15)

9.    Pembekuan Sertifikat, Pengurangan, Perluasan, Pencabutan Sertifikat

a.  Pembekuan Sertifikat

Dilakukan apabila :

    Sistem manajemen Organisasi/Klien Tersertifikasi secara terus menerus gagal memenuhi persyaratan sertifikasi, termasuk persyaratan efektivitas sistem manajemen,

·    Organisasi/Klien Tersertifikasi tidak bersedia dilakukan audit survailen atau resertifikasi,

    Organisasi/Klien Tersertifikasi meminta dibekukan secara sukarela yang disampaikan secara tertulis ke Lembaga MHI

•  Pelanggaran persyaratan dan peraturan sertifikasi Lembaga MHI

   Organisasi/Klien Tersertifikasi tidak melakukan tindakan koreksi terhadap hasil audit, Survailen atau Re-sertifikasi dalam kerangka waktu yang ditetapkan;

  Analisis keluhan atau informasi yang ada memberikan bukti bahwa Organisasi/Klien Tersertifikasi tidak memenuhi kriteria yang ditetapkan Lembaga MHI;

    Penyalahgunaan logo Lembaga MHI dan logo V Legal;

Periode Pembekuan yaitu tidak lebih dari 3 (tiga) bulan. Apabila setelah periode Pembekuan berakhir belum memperbaiki statusnya, maka Lembaga MHI menetapkan pencabutan status sertifikasinya

b.Penundaan/ Pengurangan Ruang Lingkup Sertifikasi

Dilakukan apabila  :

· Ada permohonan penundaa/pengurangan lingkup sertifikasi atas permintaan Organisasi/Klien Terser-tifikasi.

·     Apabila ada bagian dalam Klien Tersertifikasi yang tidak memenuhi persyaratan, atau apabila bagian tersebut secara terus menerus atau secara serius gagal dalam memenuhi persyaratan yang sejalan dengan standar yang digunakan untuk sertifikasi

·   Perubahan sistem yang dapat mempengaruhi system secara keseluruhan.

·   Pelanggaran persyaratan dan peraturan sertifikasi lembaga MHI

c.  Perluasan Ruang Lingkup

Dilakukan apabila  :

·    Ada permohonan perluasan lingkup sertifikasi dari Klien Tersertifikasi.

Lembaga MHI akan melakukan verifikasi lebih lanjut sesuai PVLK 05/PVLKH 05, penyusunan hasil verifikasi sesuai PVLK 06/PVLKH 06, Tinjauan/pengkajian tekniss esuai PVLK 07/PVLKH 07,  dan pengambilan keputusan sesuai PVLK 08/PVLKH 08.

d. Pencabutan Sertifikat

Dilakukan apabila  :

·  Pemilik/Klien Tersertifikasi yang bersangkutan dinyatakan bangkrut, kehilangan haknya untuk menjalankan usahanya atau izin usaha dicabut.

·  Merupakan suatu badan usaha yang dalam tahap dilikuidasi

·      Terjadi ”force majeur” yang menyebabkan kegiatan Klien Tersertifikasi tidak dapat beroperasi;

·  Tetap tidak bersedia dilakukan Survailen/penilikan setelah 3 (tiga) bulan sejak penetapan pembekuan sertifikat.

·   Tidak melakukan tindakan perbaikan selama periode pembekuan

10.     Resertifikasi

Audit Resertifikasi

Audit Resertifikasi dilaksanakan bagi Organisasi/Klien Tersertifikasi yang akan habis masa berlaku sertifikatnya.

Perusahaan yang ingin memperbaharui sertifikatnya harus mengajukan permohonan registrasi ulang kepada Lembaga MHI paling lambat 6 (enam) bulan sebelum masa berlaku sertifikat berakhir

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Sertifikasi Ulang (PVLK 10/PVLKH 10).

 

 

 

 

Alamat Kami

PT. Mutu Hijau Indonesia

Gedung Manggala Wanabakti Blok IV Lt. 9 wing C room 931 C

Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta- 10270

Telp. 021-57853706-7, Fax. 021-57853708

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.



Vysca

hotman