ISO 14001:2004

Sistem Manajemen lingkungan dikembangkan untuk memberikan panduan dasar agar kegiatan bisnis senantiasa akrab lingkungan. Sistem Manajemen Lingkungan dapat memberikan jaminan (bukti) kepada produsen dan konsumen, bahwa dengan menerapkan sistem tersebut produk yang dihasilkan/dikonsumsi, limbah, produk bekas pakai ataupun layanannya sudah melalui suatu proses yang memperhatikan kaidah-kaidah atau upaya-upaya pengelolaan lingkungan.

 

SKEMA SERTIFIKASI SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

No.

Fungsi Penilaian Kesesuaian

Persyaratan

 

Seleksi

Permohonan

Permohonan ditujukan kepada Direktur MHI dengan alamat:

Gd. Manggala Wanabhakti Blok IV, Lt. 9, Ruang 931 AC

Jl. Jenderal Gatot Subroto, Senayan - Jakarta

Pemohon diharuskan untuk mengisi formulir permohonan (FSMML.01.01)

   

Sistem manajemen Lingkungan yang diterapkan

Sistem manajemen umum

Waktu audit termasuk jika organisasi memiliki lebih dari 1 lokasi

sesuai dengan kesepakatan antara Lembaga MHI dan organisasi pemohon dan setelah biaya disetujui, dan setelah penandatangan perjanjian kerja sama.

 

Determinasi

Audit Tahap 1

 

 

Audit kecukupan dilakukan untuk verifikasi dokumen.

Audit kecukupan dilakukan sesuai dengan Prosedur Audit Tahap 1 (PSMML.03)

Dokumen yang diperiksa

·Panduan Lingkungan

·Prosedur Lingkungan

·Rekaman Audit Internal

·Rekaman Tinjauan Manajemen

·Struktur Organisasi

·Dampak Lingkungan Penting

·Peraturan Perundangan Terkait

Audit Tahap 2

 

Dilakukan sesuai dengan Prosedur Audit Tahap 2 (PSMML.04)

Tim Auditor

 

Jumlah dan kompetensi tim auditor tergantung jenis, ruang lingkup, dan kompleksitas organisasi yang diaudit .

Kriteria audit

 

 

ISO 14001:2004 untuk Sistem Manajemen Lingkungan.

Tahapan Audit On-site

 

Opening Meeting, Audit On-Site, Closing Meeting.

Laporan Audit

Dilakukan sesuai dengan PSMML.05

 

Keputusan Sertifikasi

Pengambilan keputusan sertifikasi

Dilakukan oleh Pengambil Keputusan sesuai dengan PSMML.06

 

Sertifikat

Dasar Sertifikat

Diatur sesuai dengan PSMML.06 dan DPU 03

 

Survailen

Audit Survailen

Dilakukan sesuai dengan PSMML.07

 

Audit Khusus

Dilakukan untuk menindaklanjuti permintaan perluasan ruang lingkup, keluhan/banding atau merespon klien yang didekukan sertifikatnya.

Pelaksanaan Audit

Dilakukan sesuai dengan PSMML.09 dan PSMML.04

 

 

 SYARAT DAN ATURAN SERTIFIKASI

1. HAK DAN KEWAJIBAN

Hak Klien:

  • Mendapatkan informasi setiap adanya perubahan persyaratan dan aturan sertifikasi

  • Mendapatkan  penjelasan  yang  diperlukan  bila  ruang  lingkup  sertifikasi  terkait  dengan program yang spesifik serta informasi yang berkaitan dengan permohonan sertifikasi.

  • Mendapatkan informasi nama anggota Tim Auditor yang melaksanakan audit

  • Berhak menggunakan logo MHI dan logo badan akreditasi (KAN) sesuai dengan aturan dan tidak ada pernyataan yang menginterpretasikan penyalahgunaan logo sebagaimana diatur dalam DPU 03.

  • Mengajukan permohonan penambahan atau pengurangan ruang lingkup sertifikasi

  • Mengajukan naikbanding, keluhan dan penyelesaian perselisihan

 

Kewajiban

  • Lembaga MHI tidak membebaskan atau mengurangi tanggungjawab kepada Klien dalam melaksanakan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

  • Pemohon / klien harus:
    a. Menandatangani Perjanjian Jasa Sertifikasi dengan Lembaga MHI.
    b. Selalu memenuhi persyaratan standar yang diacu misalnya ISO 9001:2008 dan/atau ISO 1
    4001:2004,  mengimplementasikan  secara  konsisten  dan  mematuhi  persyaratan dan aturan sertifikasi Lembaga MHI.
    c. M
    emiliki dokumen yang dijamin bahwa informasi yang diberikan kepada Lembaga MHI dijamin selalu mutakhir.
    d.
    Menggunakan logo MHI dan logo badan akreditasi (KAN) sesuai dengan aturan dan tidak ada pernyataan yang menginterpretasikan penyalahgunaan logo sebagaimana diatur dalam DPU03.
    e.
    Membayar biaya-biaya permohonan audit,survailen dan biaya-biaya sertifikasi lainnya yang ditetapkan Lembaga MHI.
    f. 
    Memelihara kredibilitas dan integritas komersial dalam semua kegiatan bisnis sesuai persyaratan standar ISO9001:2008 dan/atau ISO 14001:2004 dan persyaratan dan aturan sertifikasi Lembaga MHI
    g. Menangani pengaduan dan keluhan yang terkait dengan sertifikasi yang tercakup dalam ruang lingkup sertifikasi.
    h. Tidak menggunakan sertifikat sedemikian rupa sehingga merugikan nama Organisasi, Lembaga MHI dan KAN,serta tidak membuat pernyataan yang dapat menyesatkan

  • Klien wajib memberikan informasi perubahan hal-hal sebagai berikut, tanpa menunda kepada Lembaga MHI:
    a.
    Perubahan yang berkaitan dengan hukum, komersial, status organisasi atau kepemilikan.
    b.
    Struktur Organisasi dan manajemen perusahaan
    c.
    Alamat penghubung dan lokasi
    d. L
    ingkup operasi sistem manajemen yang disertifikasi, dan perubahan utama pada sistem manajemen dan proses
    e. Hal-hal yang mempengaruhi sistem sistem manajemen mutu atau lingkung
    annya

  • Lembaga MHI berkewajiban menyiapkan dana jaminan pertanggunggugatan terhadap risiko yang ditimbulkan selama kegiatan sertifikasi

  • Lembaga  MHI  secara  lembaga  dan  individu  personilnya  bebas  dari  tekanan  komersial, keuangan dan tekanan lain atau godaan dari pihak luar Lembaga MHI yang dapat mempengaruhi keputusan sertifikasi

  • Lembaga MHI tidak boleh terlibat dalam setiap kegiatan yang dapat meragukan kejujuran dan kepercayaan dalam kebebasannya untuk mengambil keputusan yang berkaitan dengan proses sertifikasi.

  • Klien harus memberikan bantuan dan kerjasama yang diperlukan oleh Lembaga MHI agar dapat memantau pemenuhan kesesuaian penerapan sistem manajemen mutu terhadap standar ISO 9001:2008/ISO 14001:2004 dan persyaratan sertifikasi.

  • Lembaga MHI bertanggung jawab sepenuhnya terhadap setiap penerbitan sertifikat sistem manajemen mutu dan/atau lingkungan sesuai dengan standar ISO 9001:2008 dan/atau ISO 14001:2004 lembaga MHI.

  • Dalam hal penggunaan logo Lembaga MHI, Klien wajib :
    a. M
    emenuhi persyaratan Lembaga MHI pada saat membuat acuan status sertifikasinya dalam media komunikasi seperti internet, brosur atau iklan, atau dokumen lainnya,
    b. T
    idak membuat pernyataan yang menyesatkan berkenaan dengan sertifikasinya,
    c. T
    idak menggunakan atau mengizinkan penggunaan dokumen sertifikasi atau bagiannya dalam cara yang menyesatkan,
    d. B
    ila terjadi pembekuan atau pencabutan sertifikasi, Klien wajib menghentikan penggunaan seluruh materi periklanan yang memuat acuan sertifikasi, sebagaimana ditentukan oleh Lembaga MHI.
    e. Merubah seluruh materi periklanan pada saat lingkup sertifikasi dikurangi,
    f.  T
    idak mengizinkan penggunaan acuan sertifikasi sistem manajemen yang dapat menyiratkan bahwa Lembaga MHI memberikan sertifikasi produk (termasuk jasa) atau proses
    g. T
    idak menyiratkan bahwa sertifikasi berlaku untuk kegiatan diluar lingkup sertifikasi, dan
    h. T
    idak menggunakan sertifikasinya yang dapat membawa Lembaga MHI dan/atau sistem sertifikasi kehilangan reputasi dan kepercayaan publik

 

2. BIAYA SERTIFIKASI

Biaya sertifikasi ditentukan berdasarkan Kapasitas izin dan kompleksitas proses di organisasi menentukan jumlah mandays audit dan jumlah auditor.

 

3. SUMBER DANA

Sumber dana Lembaga MHI berasal dari:
1. Sertifikasi, Inspeksi Legalitas Kayu
2. Penerbitan Dokumen V-legal dari Organisasi Klien

 

4. PENANGANAN KELUHAN DAN BANDING

Lembaga MHI memperhatikan, mencatat, menindaklanjuti dan menyelesaikan semua keluhan dan perselisihan yang disampaikan secara tertulis atas penerapan sistem manajemen mutu oleh Klien. Klien dapat mengajukan banding secara tertulis atas keputusan yang ditetapkan Lembaga   MHI selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sejak keputusan ditetapkan. Setelah menerima permohonan banding secara tertulis, Lembaga MHI menyelesaikan masalah yang timbul atas banding dengan meungundang Rapat Komite Pengaman Ketidakberpihakan.

 

5. KEPUTUSAN SERTIFIKASI

  • Pengambil Keputusan sertifikasi sistem manajemen adalah Direktur Lembaga MHI.
  • Bilamana diperlukan, Direktur Lembaga MHI dapat meminta personel lain yang sesuai (kompeten, tidak memiliki konflik kepentingan dan bukan personel yang melakukan audit) untuk dimintai pendapat dan sarannya dalam hal pengambilan keputusan sertifikasi.
  • Tanggung jawab keputusan sertifikasi ada pada Lembaga MHI.
  • Pengambilan keputusan sertifikasi dilaksanakan paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah kajian atas laporan hasil audit diterima oleh Pengambil Keputusan.
  • Apabila Pengambil Keputusan memutuskan untuk memberikan Sertifikat kepada klien, Lembaga MHI  memberitahukan keputusan sertifikasi kepada Klien
  • Masa Berlaku Sertifikat adalah selama 3 (tiga) tahun

 

6. SURVAILEN

Survailen dilakukan setiap setahun sekali.

 

7. SERTIFIKASI ULANG / RESERTIFIKASI

Sertifikasi ulang /  resertifikasi dilakukan oleh klien apabila masa berlaku sertifikat sudah mulai habis.

 

8. AUDIT KHUSUS

Audit khusus dilakukan apabila:

  • Klien melakukan permohonan perluasan ruang lingkup sertifikasi dari klien yang disertifikasi
  • Adanya komplain
  • Tindak lanjut klien yang dibekukan sertifikasinya.

 

9. PEMBEKUAN, PENCABUTAN DAN PENGURANGAN RUANG LINGKUP SERTIFIKASI

  • Lembaga MHI akan membekukan sertifikat Klien apabila terjadi kondisi-kondisi di bawah ini:
    a. Sistem manajemen Klien tersertifikasi secara terus menerus gagal memenuhi persyaratan sertifikasi, termasuk persyaratan efektivitas sistem manajemen
    b. Klien tersertifikasi tidak mengijinkan audit survailen atau resertifikasi, atau
    c. Klien tersertifikasi meminta dibekukan secara sukarela yang disampaikan secara tertulis ke Lembaga MHI
  • Penetapan masa pembekuan sertifikat klien paling lama 6 bulan
  • Pencabutan sertifikasi dilakukan apabila masa pembekuannya sertifikat klien berakhir
  • Pengurangan ruang lingkup sertifikasi apabila ada permintaan dari klien
  • Apabila Pengambil Keputusan memutuskan bahwa sertifikat Klien dicabut atau ditarik maka lembaga MHI meminta kepada Klien untuk tidak melanjutkan penggunaan status sertifikasi seperti untuk kepentingan iklan di media masa seperti internet, brosur, iklan atau media lainnya.

 

10. PENGGUNAAN LOGO

Klien yang sudah mendapatkan sertfikat, berhak menggunakan logo MHI dan logo badan akreditasi (KAN) sesuai dengan aturan dan tidak ada pernyataan yang menginterpretasikan penyalahgunaan logo sebagaimana diatur dalam DPU 03.

Formulir Permohonan Sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan – ISO 14001:2004

Alamat Kami

PT. Mutu Hijau Indonesia

Gedung Manggala Wanabakti Blok IV Lt. 9 wing C room 931 C

Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta- 10270

Telp. 021-57853706-7, Fax. 021-57853708

Email: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.



Vysca

hotman